Rico April Nando
Minggu, 13 November 2011
Rabu, 09 November 2011
Senin, 07 November 2011
Minggu, 16 Oktober 2011
Sejarah Singkat Pee Wee gaskins
Pee Wee gaskins adalah band asal Indonesia yang mengusung aliran musik Metal Hadcore band yang di juluki pangeran Pensi ini beranggotakan 5 orang yaitu: San-san (vocalis+gitar) Dochi (vocalis+ gitar) Eye (basis) Omo (shynysterized) Aldi Kumis (drumer) ini sukses lewat mini album yang diberi judul Storys Off The High School kemudian keluar dari aliran band indie mereka pun membuat album Welcoming To the Shopomore yang lumayan cukup menyita perhatian para pengamat musik Indonesia.
Nama Pee Wee Gaskins diambil dari sejarah pembunuh bayaran di America yaitu Donal Gaskin karena ukuran tubuhnya yang sangat kecil maka orang-orang menyebutnya Pee Wee.Dilihat dari segi hal nama orang-orang mengira band ini sangar tapi tidak sedikit orangpun menilai nama mereka kocak dan mudah di ingat.Fan’s fanatik PWG yaitu Party Dork yang artinya kumpulan orang culun,jadi karen PWG muncul di tengah-tengah marak nya anak-anak emo derajat orang-orang Dork terangkat
Tapi anehnya banyak segerintil oknum yang membenci PWG saya juga kurang tahu tapi yang jelas semua orang punya pendapat yang berbeda.Musikalitas band ini memang boleh diadu karena PWG mempunyai Omo seoarang Shynyster yang bisa memainkan beberapa pola dalam 1 lagu,selain itu PWG mempunyai Aldy yang memepunyai gaya permainan menyerupai Travlis drumer Blink 182.Hal lain yang memubuat saya suka PWG yaitu suara vocalisnya San-San yang kental dengan suara scream memang vocalis jebolan Killing Me Inside ini punya keahlian Scream.Itulah sejarah singkat tentang PWG ingin tahu lebih jelas search aja situs nya yang penting coment dulu blog saya
Nama Pee Wee Gaskins diambil dari sejarah pembunuh bayaran di America yaitu Donal Gaskin karena ukuran tubuhnya yang sangat kecil maka orang-orang menyebutnya Pee Wee.Dilihat dari segi hal nama orang-orang mengira band ini sangar tapi tidak sedikit orangpun menilai nama mereka kocak dan mudah di ingat.Fan’s fanatik PWG yaitu Party Dork yang artinya kumpulan orang culun,jadi karen PWG muncul di tengah-tengah marak nya anak-anak emo derajat orang-orang Dork terangkat
Tapi anehnya banyak segerintil oknum yang membenci PWG saya juga kurang tahu tapi yang jelas semua orang punya pendapat yang berbeda.Musikalitas band ini memang boleh diadu karena PWG mempunyai Omo seoarang Shynyster yang bisa memainkan beberapa pola dalam 1 lagu,selain itu PWG mempunyai Aldy yang memepunyai gaya permainan menyerupai Travlis drumer Blink 182.Hal lain yang memubuat saya suka PWG yaitu suara vocalisnya San-San yang kental dengan suara scream memang vocalis jebolan Killing Me Inside ini punya keahlian Scream.Itulah sejarah singkat tentang PWG ingin tahu lebih jelas search aja situs nya yang penting coment dulu blog saya
Pee Wee Gaskins
Donald "Pee Wee" Gaskins adalah salah seorang pembunuh tersadis dalam sejarah. Tercatat kurang lebih 100 kasus pembunuhan dilakukan olehnya. Tapi bukan itu pembahasan kita sekarang. Dengan mengambil nama Pee Wee Gaskins, sebuah band salah Jakarta mencoba mencari arti filosofis dari nama band mereka. Pee Wee, yang berarti kecil, tapi bisa mempunyai kemampuan di atas rata-rata. Dan band yang merasa masih kecil ini berharap bisa menjadi besar, tapi tentu saja bukan dengan cara membunuh.
Inilah mereka, Pee Wee Gaskins! Band yang dimotori oleh Dochi (gitar&vokal), Sansan (gitar&vokal), Omo (synthesizer), Aldy (drum), Eye (bass) ini baru saja mengeluarkan album kedua mereka. Setelah sukses dengan album sebelumnya, Stories From Out Highschool Years di tahun 2000, kini mereka punya senjata baru. Berbekal nama The Sophomore, album ini sangat terasa penuh semangat. Tengok langsung lagu andalan di track no 2 yang berjudul Welcoming The Sophomore. Nuansa remaja terasa kental di lagu berbahasa inggris ini, teriakan ala cheerleader bersahut-sahutan dengan beat penuh semangat dan bunyi-bunyian synthesizer. Bangun siang, buka jendela kamarmu, cuci muka, segera berangkat ke kampus, dan tinggalkan kamar berantakanmu itu. Seolah itulah gambaran suasana lagu ini. Penuh semangat untuk menyambut yang akan datang. Selanjutnya menunggu anda, Di Balik Hari Esok, lagi-lagi lagu penuh semangat. Coba intip liriknya,
Kunyalakan tv dan tenggelamku di layar kaca
Membawaku kembali pada waktu itu
Ciuman pertama yang kau rasa
Semua berlalu tanpa terasa
Vokal bersahutan dan saling mengisi memang menjadi warna khas Pee Wee Gaskins. Part gitar yang padat dan penggunaan bebunyian synthesizer yang catchy menjadi ramuan yang sangat segar. Tatiana dan Berdiri Terinjak adalah 2 lagu dari album perdana mereka. Khusus untuk Berdiri Terinjak, mereka menggandeng Saski, penyanyi remaja yang juga baru menanjakan karirnya kembali. Pemilihan yang tepat, karena suara vokal Saski terdengar sangat pas dipadukan dengan musik yang diusung gerombolan anak muda ini.
Dengan total 13 track, terdiri dari sebuah intro, 8 lagu berbahasa inggris, 4 lagu berbahasa indonesia, anda juga bisa menemukan sedikit part akustik dari lagu Di Balik Hari Esok yang disembunyikan oleh mereka. Kurang? Coba cek sleeve albumnya. Selain sedikit masalah pada ukuran font penulisan liriknya yang terlalu kecil, rasanya tidak ada masalah serius. Bahakan DW menilai sleeve album ini cukup unik. Warna kuning dan oranye mendominasi, dengan gambar seorang pria berkacamata dan memegang buku, berdiri diatas tumpukan barang dan menatap mentari terbit.
Sambut mentari itu dan menarilah bersama Pee Wee Gaskins!
Inilah mereka, Pee Wee Gaskins! Band yang dimotori oleh Dochi (gitar&vokal), Sansan (gitar&vokal), Omo (synthesizer), Aldy (drum), Eye (bass) ini baru saja mengeluarkan album kedua mereka. Setelah sukses dengan album sebelumnya, Stories From Out Highschool Years di tahun 2000, kini mereka punya senjata baru. Berbekal nama The Sophomore, album ini sangat terasa penuh semangat. Tengok langsung lagu andalan di track no 2 yang berjudul Welcoming The Sophomore. Nuansa remaja terasa kental di lagu berbahasa inggris ini, teriakan ala cheerleader bersahut-sahutan dengan beat penuh semangat dan bunyi-bunyian synthesizer. Bangun siang, buka jendela kamarmu, cuci muka, segera berangkat ke kampus, dan tinggalkan kamar berantakanmu itu. Seolah itulah gambaran suasana lagu ini. Penuh semangat untuk menyambut yang akan datang. Selanjutnya menunggu anda, Di Balik Hari Esok, lagi-lagi lagu penuh semangat. Coba intip liriknya,
Kunyalakan tv dan tenggelamku di layar kaca
Membawaku kembali pada waktu itu
Ciuman pertama yang kau rasa
Semua berlalu tanpa terasa
Vokal bersahutan dan saling mengisi memang menjadi warna khas Pee Wee Gaskins. Part gitar yang padat dan penggunaan bebunyian synthesizer yang catchy menjadi ramuan yang sangat segar. Tatiana dan Berdiri Terinjak adalah 2 lagu dari album perdana mereka. Khusus untuk Berdiri Terinjak, mereka menggandeng Saski, penyanyi remaja yang juga baru menanjakan karirnya kembali. Pemilihan yang tepat, karena suara vokal Saski terdengar sangat pas dipadukan dengan musik yang diusung gerombolan anak muda ini.
Dengan total 13 track, terdiri dari sebuah intro, 8 lagu berbahasa inggris, 4 lagu berbahasa indonesia, anda juga bisa menemukan sedikit part akustik dari lagu Di Balik Hari Esok yang disembunyikan oleh mereka. Kurang? Coba cek sleeve albumnya. Selain sedikit masalah pada ukuran font penulisan liriknya yang terlalu kecil, rasanya tidak ada masalah serius. Bahakan DW menilai sleeve album ini cukup unik. Warna kuning dan oranye mendominasi, dengan gambar seorang pria berkacamata dan memegang buku, berdiri diatas tumpukan barang dan menatap mentari terbit.
Sambut mentari itu dan menarilah bersama Pee Wee Gaskins!
Langganan:
Postingan (Atom)




